ARTICLES

    Toko Buku Bekas Willis

    Toko Buku Bekas Wilis - Kota Malang yang juga sering kali disebut sebagai kota pelajar, memang menyediakan begitu banyak fasilitas yang sangat mendukung untuk menunjang julukan tersebut. Adanya perpustakaan umum dengan desain modern yang koleksi bukunya cukup lengkap membuat tempat tersebut menjadi ajang untuk menggali informasi ilmiah. Tersedia juga toko-toko buku besar seperti Gramedia dan Togamas sehingga semakin menambah khasanah bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan ilmu.

     

    toko buku wilis Toko Buku Bekas Wilis   Toko Buku Wilis Toko Buku Bekas Wilis


    Toko Buku Bekas Wilis yang berlokasi di Jalan Simpang Wilis Malang, juga mempunyai visi yang sama yaitu menyediakan kebutuhan masyarakat akan ilmu melalui penjualan buku-buku dan majalah-majalah bekas. Pasar buku bekas atau buku loakan ini dulu terletak di Jalan Majapahit. Di sepanjang Jalan Majapahit yang dulu oleh masyarakat setempat disebut dengan Blok-M tersebut berjajar dan berdesak-desakan bedak-bedak semi permanen yang menjual ribuan buku bekas mulai dari yang masih menggunakan bahasa Belanda, Inggris, Jerman, dan bahasa Indonesia ejaan lama. Tiap hari bedak-bedak ini dikunjungi oleh ratusan pelajar, mahasiswa, dan juga masyarakat umum yang berburu buku-buku bekas dengan harga yang tentunya jauh lebih murah dibanding buku asli yang masih baru. Mungkin karena kondisi bedak-bedak yang tidak teratur dan terlihat kotor, ditambah kondisi jalan yang menjadi macet di jam-jam tertentu, pemerintah kemudian merelokasi bedak-bedak ini ke tempat baru di Jalan Simpang Wilis dengan bedak-bedak yang permanen, rapi, dan tentunya lebih nyaman.

    Toko Buku Bekas Wilis diresmikan pada tanggal 12 Juni 2003 oleh Walikota Malang yang sedang menjabat pada waktu itu yaitu Bapak H. Suyitno. Tempat ini menjadi tempat baru bagi masyarakat untuk berburu buku-buku bekas yang mungkin sudah tidak dijual lagi di toko-toko buku. Beberapa buku-buku bekas ini sebenarnya kondisinya bisa terbilang masih layak meski memang sudah terlihat kumal atau bahkan sampulnya sudah berlubang dimakan usia, namun isi dari buku tersebut rata-rata masih dalam kondisi layak. Tim kami saat berkunjung ke lokasi menemukan dua buku dengan format besar yang berisi biografi dan katalog dari pelukis besar Vincent Willem van Gogh atau lebih sering disebut dengan van Gogh saja. Kondisi buku tersebut masih sangat layak dan sampul hard-cover nya juga masih bagus. Beberapa majalah luar negeri seperti Time, Newsweek, Reader’s Digest, National Geographic edisi lama juga masih bisa kita jumpai di sini. Buku-buku ini dijual tidak dengan harga pasti seperti di toko-toko buku, tetapi bisa ditawar; jadi sebaiknya anda jeli dalam membeli sebuah buku dengan harga tertentu. Satu hal yang membuat kami agak menyayangkan adalah tumpukan tesis dan skripsi hasil karya mahasiswa dari beberapa universitas yang juga dijual dengan bebas di tempat ini. Memang tesis dan skripsi tersebut sudah berusia sekitar 10 tahun yang lalu, namun seyogianya tesis-tesis tersebut tidak tertumpuk layaknya barang bekas di pasar buku seperti ini